Fenomena Afi Nihaya Faradisa

Siapa dia, yang di usia belia berani membuat tulisan yang menghentak kesadaran kita. Memang banyak aktivis-aktivis penulis tentang keberagaman yang jauh lebih senior di dunia medsos, tapi menemukan anak seusia dengan pemikiran seperti itu adalah hal yang langka dan sulit di temukan dalam kondisi saat ini. Apa sih bacaannya sampai memiliki kualitas berpikir seperti itu?
Karena orang yang punya penalaran sebagus itu pasti adalah orang-orang yang senang membaca buku-buku berkualitas. Dengar-dengar dia suka membaca Rumi, wooow...meskipun aku Kristen tapi aku sedikit tahu tentang Rumi, beliau adalah tokoh pemikir muslim, seorang penyair sufi yang lebih mengedepankan cinta atau humanisme, sesesorang yan memiliki kedalaman berpikir yang buah-buah pikiran beliau dapat diterima secara universal. Betulkan?..kualitas seseorang dapat dilihat melalui bacaannya.
Saya salut, dan bangga dan tidak bisa mengungkapkan dengan kata-kata rasa hormat saya kepada Afi, karena berani menyuarakan secara jujur kondisi negara saat ini, banyak orang yang hanya ingin mendengar hal-hal yang menyenangkan diri mereka saja tapi takut untuk menerima kebenaran karena untuk menyuarakan kebenaran seringnya kita akan dihadapkan pada posisi yang tidak nyaman seperti apa yang dia alami saat ini, mulai dari di bully sampai mendapat ancaman.
Afi,..kamu menghentak kesadaran kami para orang-orang tua ini agar lebih berani untuk bersuara, dan bertanggungjawab atas masa depan bangsa keragaman bangsa ini bila membiarkan suara-suaran arogan itu terus bergema dan membungkam kewarasan kita. Terima Kasih sudah menjadi inspirasi, teruslah menulis, semoga akan muncul afi-afi lain yang memiliki kesadaran seperti kamu, saya hanya ingin bilang..kamu hebat!

Comments

Popular posts from this blog

Rumi, LOVE Part III

Rumi dan Bunda Theresa, L O V E Part II

Rumi, L O V E